4 Cara Memonitor Penggunaan Memory (RAM) di VPS Linux

1 min read

cara monitor pemakaian memori server vps linux

Dalam keseharian penulis menggunakan VPS sebagai hosting blog, terkadang mengalami berbagai masalah yang harus dicarikan solusinya. Server down, tidak bisa diakses dan memberikan pesan error berkode angka menjadi lumrah untuk dijumpai dan membutuhkan pemecahannya segera karena akan berdampak pada kredibilitas blog atau website di mata mesin pencari terutama Google. Untuk itu memonitor sumberdaya RAM di server VPS menjadi suatu keharusan yang tidak boleh ditinggalkan.

Kali ini penulis mencoba untuk memberikan sedikit tips bagaimana cara memonitor penggunaan RAM di VPS Linux. Hal ini sangat penting terutama bagi para web administrator yang menggunakan sistem cache seperti Redis atau Memcached. Jika server VPS mengalami kekurangan memori atau RAM, atau berjalan dengan kondisi RAM yang kurang dari seharusnya, maka website atau blog akan berhenti atau tetap berjalan tetapi lambat saat diakses.

  • 1. Perintah vmstat

Untungnya, Linux mempunyai beberapa tool yang sangat membantu Anda untuk memonitor penggunaan memori atau RAM. Tool-tool tersebut dengan mudah dapat dijalankan dengan mengetikkannya langsung di terminal Putty ataupun Moba xterm. Dan tutorial singkat di bawah ini semoga menjadi inspirasi untuk Anda yang mencari cara memonitor pemakaian RAM di server VPS Linux. Silakan pilih salah satu yang sesuai dengan kebutuhan.

Ketikkan vmstat di terminal dan secara langsung program ini akan menampilkan berapa banyak RAM kosong yang masih tersedia. Pastikan di kolom “free” masih ada angka yang signifikan untuk menjaga kelancaran website dalam merespon berbagai permintaan dari pengaksesnya. Silakan lakukan beberapa kali sehari dan jika dirasa Ram yang tersedia masih kurang memenuhi  yang dibutuhkan oleh server VPS, maka perlu dievaluasi kembali kebutuhannya.

Gunakan opsi  parameter -s atau –stats jika Anda ingin mendapatkan informasi lebih detil dari perintah vmstat. Cek baris pertama dari hasil perintah vmstat untuk melihat seberapa banyak memori tersisa yang tersedia di server VPS linux.

  • 2. Perintah top

Perintah ini sudah sangat luas digunakan untuk memonitor kondisi pemakaian CPU dan memori. Tool top sendiri sudah terinstallsecara otomatis diberbagai distro utama Linux seperti Ubuntu, Debian, CentOS, Suse, RedHat, dan lain-lain.

  • 3. Perintah free

Selain perintah top dan vmstat, ada satu lagi perintah yang menjadi favorit penulis, yaitu free. Hal ini dikarenakan perintah ini memiliki tampilan output yang paling simple untuk memonitor pemakaian memori di server.

Dari contoh penggunaan perintah free, terlihat jumlah total memori di server yang Anda punya (dalam satuan Megabytes), berapa banyak memori yang sedang digunakan, dan berapa banyak memori tersisa yang tersedia.

  • 4. Perintah htop

Perintah htop memiliki output yang mirip dengan perintah top, namun memiliki informasi yang lebih komplit dibandingkan perintah top untuk mengetahui kondisi pemakaian memori secara real-time. Bahkan perintah htop juga menampilkan pemakaian CPU dan file swap (jika ada) secara real-time pula.

Kesimpulan

Semua perintah yang penulis sebut di atas dapat digunakan memonitor penggunaan memori di server VPS Linux secara manual. Jika Anda memiliki kebutuhan khusus dan tentunya kemampuan scripting, Anda bisa menggunakan script sederhana dengan menggunakan bahasa pemrograman yang Anda suka untuk menjalankan perintah-perintah di atas untuk memberikan semacam peringatan melalui email ataupun SMS.

0

Perintah dasar Linux

Henry
1 min read