Ikutin Cara Ini agar Baterai Smartphone Awet

Perkembangan teknologi smartphone dari hari ke hari semakin maju dengan berbagai fitur baru yang semakin memudahkan aktivitas manusia. Hal ini juga ditunjang dengan perkembangan hardware ponsel yang semakin efisien dan hemat daya membuat para pabrikan ponsel pintar berlomba-lomba untuk menghadirkan sensasi berbeda dalam menggunakan smartphone besutan mereka. Hanya saja dari sekian banyak komponen yang ada di sebuah smartphone, perkembangan teknologi baterai masih belum bisa dikatakan menggemnbirakan, hal ini ditandai dengan masih adanya berita baterai smartphone yang bermasalah dari yang tiba-tiba meledak hingga yang paling minimal yaitu daya tahan baterai yang tidak awet.

Banyak factor pencetus tidak awetnya baterai smartphone. Mulai dari teknologi baterai, proses pengerjaan dalam mengemas baterai hingga cara pengisian ulang baterai yang salah. Sebagai pengguna smartphone, yang bisa dilakukan adalah melakukan cara mengecas smartphone yang tepat, jangan sembarangan karena akan mengakibatkan baterai soak.

Beragam tips mengecas smartphone yang benar banyak bertebaran di internet sebagai upaya untuk membuat baterai panjang umur. Dari beragam sumber tersebut, berikut adalah tips mengecas baterai smartphone yang tepat agar baterai awet.

Cara Mengecas Smartphone yang Tepat

Ada beberapa praktek mengecas yang salah kaprah dan jamak ditemukan di lapangan, hal ini ternyata akibat dari praktek mengecas bertahun-tahun menggunakan teknologi baterai yang sudah uzur dan diaplikasikan ke teknologi baterai jaman now yang lebih efisien dan menitikberatkan pada aktivitas mobile, berikut adalah beberapa tips agar baterai smartphone awet.

  1. Lakukan Pengecasan smartphone kapan pun saat diperlukan.

Dulu ada idiom melarang mengecas baterai berulang kali yang konon katanya akan merusak sel baterai dengan cepat. Padahal dengan teknologi baterai terkini, mengecas ponsel berulang kali tidaklah menjadi masalah. Bahkan disarankan untuk kapan pun melakukan pengecasan smartphone kapan pun saat perlu, dimanapun dan lakukan saat kesempatan itu ada.

Meskipun mengecas smartphone hanya beberapa menit, itu tidak masalah, baterai akan baik-baik saja.

  1. Jangan Tunggu Mengecas Smartphone Hingga baterai benar-benar habis

Kondisi ini jamak terlihat di lapangan dan sebagian besar terjadi pada pengguna yang menggunakan smartphone-nya untuk memainkan game. Karena merasa sayang dengan level game yang sedang dimainkan, mereka tetap memaksakan hingga sel baterai terakhir.

Praktek seperti ini sebenarnya sangat dilarang dilakukan pada baterai smartphone karena akan membuat baterai cepat soak. Dan jikapun dilakukan pengecasan, perlu waktu yang agak lama agar sel baterai bisa diisi kembali, pada kondisi tertentu dibutuhkan proses slow charging menggunakan bantuan port USB di computer atau laptop guna membangunkan sel baterai yang mati suri karena dipaksa hingga titik kritisnya.

Untuk itu, jika Anda masih sayang dengan smartphone yang digunakan sekarang, lakukan manajemen waktu dengan smartphone dengan tahu kapan smartphone harus benar-benar di-charge tanpa menunggu hingga kondisinya benar-benar habis.

  1. Kondisi Baterai 65%, lakukan penecasan segera

Jika kondisi baterai 65%, lakukan saja penegecasan smartphone. Hal ini disarankan oleh Cadex yang telah lama meneliti teknologi baterai smartphone. Menurut penelitian mereka, waktu yang tepat untuk mengecas baterai smartphone adalah saat kondisi baterai diangka 65% hingga 75%. Jika Anda melakukan hal ini, merek amenjamin usia baterai smartphone Anda akan awet.

  1. Minimal Baterai dicas di kondisi 45%

Bagaimana jika Anda tidak bisa mengecas saat kondisi baterai 65%, menurut Cadex, lakukan saat daya baterai di angka 45%. Hanya saja jika benar-benar dalam kondisi kritis dan sangat dibutuhkan, maka sebaiknya mengecas saat daya baterai tinggal 25 persen.  Pakar baterai smartphone tersebut menyebutkan, baterai tidak akan terlalu mengalami kerusakan yang signifikan jika harus mengecas baterai dengan kondisi di atas.

  1. Selalu pastikan untuk mencabut charger setelah baterai terisi 100 persen

Hal ini sering terlewat oleh para pengguna smartphone. Bahkan ada yang selalu melakukan proses pengecasan saat mereka tidur di malam hari. Proses pengecasan biasanya memakan waktu 2-4 jam bergantung dari kapasitas baterai, tetapi proses pengecasan akan tetap berlangsung saat ditinggal tidur. Jika hal ini dilakukan terus menerus tentu akan sangat signifikan berdampak pada umur baterai alias baterai tidak awet dan terkadang smartphone mati mendadak meskipun kondisi baterai masih di level 25%.

Sebaiknya, lakukan proses pengecasan dengan teknik timer, dimana charger smartphone dicolokan ke timer otomatis yang akan berhenti melakukan proses charging setelah sekian waktu sesuai dengan waktu yang telah diatur sebelumnya.

Atau gunakan smart charger yang terpercaya yang nyata-nyata mampu mendeteksi baterai sudah penuh di-charging hingga di level 100% dan akan otomatis menghentikan proses charging.  Hal ini sebagai cara untuk menghindari hal yang sering terlewatkan oleh para pengguna smartphone. Pengguna sering membiarkan smarphone terisi semalaman.

Smartphone generasi terbaru sudah meninggalkan desain baterai yang bisa di lepas pasang dan beralih ke desain baterai yang menyatu ke desain body dari smartphone secara keseluruhan. Hal ini tentunya akan sangat menyusahkan jika baterai bermasalah. Proses penggantian baterai di smartphone dengan desain baterai tanam tentu akan sangat merepotkan dan membutuhkan jasa teknisi, untuk itu rawat kondisi baterai smartphone dengan melakukan proses pengecasan seperti yang telah disebutkan di atas. Baterai smartphone yang berada dalam kondisi prima tentu akan sangat membantu aktifitas sehari-hari, dan jangan biarkan waktu Anda yang harusnya produktif malah harus was-was jika smartphone tiba-tiba mati mendadak karena baterai yang sudah kacau sel baterainya.

Ikutin Cara Ini agar Baterai Smartphone Awet |Edwin Geral |4.5 | dibaca 454 kali