Xiaomi Mi 4C, Custom ROM dan Android Oreo

Di era kids jaman now sekarang ini tidak mudah lepas dari “jeratan” godaan smartphone terutama smartphone dengan system operasi android alias robot ijo.

Fastboot Mi 4C

Versi android pun tanpa terasa sudah mencapai angka 8 dengan nama Android Oreo yang membawa berbagai fitur dan tampilan baru yang mau tidak mau memaksa para penggunanya untuk belajar lagi bagaimana cara mengakses menu yang ada di dalamnya serta beradaptasi dengan fitur yang ada.

Setelah puas menggunakan Xiaomi Redmi 2 standar dengan spesifikasi RAM 1GB dan ROM 8GB, sepertinya perlu beralih ke smartphone android lainnya seperti merk Samsung. Hanya saja dengan kendala bajet yang ada di kantong dan selaras dengan kebutuhan saat menggunakan smartphone, maka membeli smartphone bekas menjadi pilihan yang rasional.

Meskipun demikian spesifikasi smartphone harus upgrade, minimal sudah menggunakan RAM 3GB dan ROM 32GB dan mendukung konektivitas 4G LTE dan DUAL SIM. Akhirnya pilihan jatuh ke produk Xiaomi kembali yaitu seri Mi 4C versi 3GB/32GB.

Xiaomi Mi 4C yang penulis dapatkan merupakan smartphone bekas dengan ROM abal-abal yang sering memunculkan beragam iklan dan jika ingin membuka aplikasi yang ada di dalamnya harus menemui iklan pop-up terlebih dahulu, tentu saja hal ini sangat mengganggu. Tetapi meskipun banyak masalah disisi firmware, hal ini tidak mengecilkan nyali untuk menebusnya karena harga deal yang penulis dapatkan cukup murah meskipun yang didapatkan hanya smartphone dan kepala charger beserta kabel USB type C.

Yang pertama kali dilakukan adalah melakukan proses flashing ROM ke versi resmi dari MIUI, hanya saja untuk Mi 4C hingga saat ini pun belum tersedia versi untuk ROM global. ROM resmi  yang tersedia untuk Mi 4C masih versi China, baik untuk versi yang stable maupun untuk developernya. Tentu saja proses flashing ROM resmi ke MI 4C yang masih lock bootloader cukup mudah, yaitu dengan menggunakan software Mi Flash tool resmi yang didahului dengan melakukan proses instalasi driver QDLoader HS-USB hingga terinstal dengan sempurna. Tanpa driver ini, maka Mi 4C tidak akan bisa diflash dengan ROM apapun.

Proses flash menggunakan ROM MIUI 9 versi developer telah sukses, hanya saja seperti ROM MIUI versi china lainnya, penulis tidak menemukan aplikasi Google yang sangat penting tersebut. Dan juga banyaknya aplikasi berbahasa china yang cukup merepotkan apalagi saat aplikasi keyboard bawaan masih membawa settingan aslinya. Untuk mengetik beberapa kalimat di keyboard bawaan Mi 4C menjadi sebuah pengalaman yang melelahkan.

Install Custom ROM di Mi 4C

Akhirnya tanpa pikir panjang, Xiaomi Mi 4C harud diflash menggunakan ROM yang telah mendukung minimal Bahasa Inggris dan syukur-syukur juga mendukung Bahasa Indonesia. Akhirnya setelah mencari kesana kemari menggunakan Google, pilihan jatuh kepada LineageOS 14 yang semakin stabil digunakan di Mi 4C. Hanya saja seperti prosedur flashing dengan custom ROM di smartphone Xiaomi, perlu dilakukan beberapa tahapan pembuka guna membuka jalan terinstallnya custom ROM seperti LineageOS 14 ini. Tahapan tersebut adalah sebagai berikut:

  • Smartphone Xiaomi Mi 4C harus di unlock bootloader, secara bawaan Xiaomi melakukan kuncian bootloader pada kesemua smartphone yang mereka produksi
  • Proses unlock bootloader cukup mudah yaitu dengan mengirim permintaan secara langsung ke Xiaomi menggunakan jalur SMS, lalu Xiaomi akan mengirim tautan untuk mendownload unlock bootloader tool.
  • Setelah bootloader ter-unlock, lalu dilanjutkan meng-install custom recovery, penulis paling suka menggunakan TWRP recovery karena cukup user friendly dan mendukung flash multiple ZIP file.

Setalah tahapan di atas sukses, maka baru dilanjutkan dengan mendownload file ZIP ROM yang diinginkan. Untuk ROM berbasis AOSP seperti LineageOS atau ROM non-miui dapat didownload dari link resmi LineageOS 14. Lineage OS 14 merupakan custom ROM yang masih menggunakan Android Nougat yang dilanjutkan dengan Lineage OS 15 yang berbasis Android 8.0 Oreo.

Custom ROM Berbasis MIUI

Meskipun demikian, rasa MIUI yang telah penulis bertahun-tahun rasakan dengan smartphone Redmi 2 selalu menggoda untuk kembali, apalagi dengan beragam fitur MIUI yang tidak ada di LineageOS seperti fitur dual apps, split screen dan quick ball.

Ditambah dengan pilihan theme yang menggoda mata serta fitur-fitur lainnya, penulis pun memutuskan untuk melakukan riset kecil-kecilan untuk mendapatkan custom ROM dengan rasa MIUI. Berikut adalah kumpulan custom ROM berbasis MIUI yang mendukung Xiaomi Mi 4C yang terkumpul.

  • MIUI PRO ==> https://goo.gl/BxX3a9
  • MIUI EU ==> https://goo.gl/qcX3Km
  • MIUI MS ==> http://bit.ly/2woWWCB
  • MIUI IT ==> https://goo.gl/ypx42K
  • MIUI EPIC ==> https://goo.gl/7fSbN7
  • MIUI MULTIROM ==> https://goo.gl/bMgiMQ (Mendukung bahasa Indonesia)
  • Mirror MIUI MULTIRO ==> https://goo.gl/b1YwvZ

Racikan tiap custom ROM berbasis MIUI di atas menggunakan ROM resmi MIUI versi developer china yang telah dimodifikasi sedemikian rupa dengan aplikasi Google dan membuang aplikasi bawaan yang tidak perlu seperti keyboard dan lain-lain.

Dikarenakan ini custom ROM, maka performa tiap custom ROM juga bisa berbeda meskipun menggunakan basis ROM yang sama. Disinilah letak pilihan dari penggunanya, untuk penulis sendiri kini mantab menggunakan racikan MIUI PRO.

Di artikel berikutnya, penulis akan mencoba menuliskan cara melakukan unlock bootloader Mi 4C hingga terinstallnya custom recovery TWRP termasuk melakukan proses upgrade ke Android 8.0 Oreo.

Upgrade Xiaomi Mi 4c ke Android 8.0 Oreo

Upgrade Xiaomi Mi 4c ke Android 8.0 Oreo – Daya tarik system operasi android terbaru telah menyihir banyak fans dan mereka pun mencoba mencari informasi apakah ponsel yang mereka gunakan sekarang nantinya akan mendapatkan upgrade ke android oreo. Namun informasi seperti ini tentunya tidak akan serta merta muncul di website resmi para pabrikan ponsel termasuk Xiaomi. Hanya saja banyak developer android di luar sana yang mendedikasikan waktunya untuk memberikanhal yang lebih bagi para fans android, salah satunya adalah cara melakukan upgrade Xiaomi Mi 4c ke Android 8.0 Oreo, yang untuk sekarang ini hanya bisa dinikmati secara resmi di perangkat smartphone Google Pixel dan Nexus.

Mi 4c dirilis ke public secara resmi denganmenggunakan Android 5.1.1 Lollipop, dan belum mendapatkan jawaban yang pasti dari Xiaomi kemungkinan adanya paket software untuk mengupgrade ke Android 8.0 Oreo secara OTA. Tentu saja hal ini bisa dimaklumi karena dalam praktik di industry ponsel pintar android, biasanya pabrikan tidak lagi memberikan update major pada produk-produk mereka yang telah berusia lebih dari 2 tahun.

Harga Xiaomi Mi 4c bekas

Dengan kemungkinan tersebut, maka sudah bisa dipastikan tipisnya harapan para pengguna Mi 4c mendapatkan update resmi ke Android oreo dari pabrikan ponsel china tersebut, walaupun kemungkinan besar mendapatkan update ke MIUI 9 cukup besar karena ponsel Xiaomi Redmi 2 saja telah dikonfirmasi akan mendapatkan MIUI 9 meskipun dalam batch terakhir.

Android Oreo membawa banyak fitur baru yang membuat pengalaman menggunakan smartphone android semakin menyenangkan. Dengan melakukan upgrade Xiaomi Mi 4c ke Android 8.0 Oreo, maka secara otomatis fitur yang ada di android oreo akan bisa juga dinikmati walaupun tentunya akan tereduksi jika fitur terbaru android oreo membutuhkan spesifikasi hardware yang tidak dimiliki oleh Mi 4c.

Xiaomi Mi 4c bukanlah smartphone pertama yang menerima update ke Android 8.0 melalui ROM LineageOS 15.0, dan hal ini juga bukanlah menjadi pertanda sebagai smartphone Xiaomi yang terakhir. Karena seperti di artikel sebelumnya, pemilik Xioami Mi 5s dan Mi 5s plus juga bisa mendapatkan hal yang sama yaitu software update ke Android 8.0 Oreo. Semoga saja dari 2 smartphone Xiaomi ini, berikutnya kita bisa mendapatkan upgrade ke Android Oreo untuk Mi 6, Mi 5, Redmi Note 3, Redmi Note 4, dan lain-lain. Penulis sendiri telah merasakan Android 8.0 di ponsel legenda Redmi 2.

Fitur Oreo seperti picture-in-picture memungkinkan kita untuk memainkan aplikasi Youtube di window yang kecil di layar, bahkan bisa dijadikan semacam pop-up saat kita ingin menggunakan aplikasi android lainnya yang sedang bekerja secara background. Juga adanya fitur Autofill yang membantu kita mengisi form secara mudah dan login dengan cepat ketika menggunakan aplikasi ataupun ketika sedang browsing di internet menggunakan aplikasi browser.

Cara Upgrade ke Android 8.0 Oreo

Sebelum melakukan proses upgrade Xiaomi Mi 4c ke Android 8.0 Oreo, maka diperlukan bberapa prasyarat sebagai berikut. Hal ini penting agar proses flashing bisa berjalan dengan sempurna dan smartphone mampu melakukan booting pertama kali menggunakan system operasi android terbaru.

  • 1. Pastikan Xiaomi Mi 4c yang kamu gunakan sudah menjalankan minimal firmware MIUI 8.5.10. Jika belum maka lakukan proses update secara OTA ke versi MIUI terbaru.
  • 2. Custom recovery harus sudah terinstall dengan baik di Mi 4c. Download file recovery TWRP di link download ini.
  • 3. Download file ZIP ROM LineageOS 15.0 untuk Mi 4c di link ini, kemudian copy-kan ke storage Mi 4c
  • 4. Download file ZIP Gapps untuk Mi 4c yang nantinya berguna untuk bisa menggunakan Google Play Store, copy-kan juga ke storage Mi 4c.
  • 5. Pastikan kondisi baterai di level miimal 60%.

Kini setelah kelima prasyarat di atas terpenuhi kita lanjutkan ke langkah berikutnya untuk melakukan upgrade Xiaomi Mi 4c ke Android 8.0 Oreo. Perhatikan dan simak baik-baik agar proses flashing berjalan dengan sempurna.

  • Langkah 1. Matikan smartphone dan lakukan boot untuk masuk ke recovery TWRP
  • Langkah 2. Pilih menu WIPE dari menu utama TWRP, lakukan Factory Reset dengan melakukan Swipe layar ke kanan sebagai konfirmasi. Sangat dianjurkan melakukan proses Clean Install dengan meng-wipe semua opsi yang ada kecuali storage internal.
  • Langkah 3. Setelah proses wipe selesai, kembali ke menu utama TWRP, kemudian pilih INSTALL dan arahkan navigasi recovery ke posisi dimana file ZIP ROM LineageOS berada.
  • Langkah 4. Setelah file ZIP ROM yang dimaksud terpilih, kini lakukan Swipe layar ke kanan untuk mengkonfirmasi proses flashing dimulai. Proses instalasi ROM akan berjalan dan tunggu hingga benar-benar selesai.
  • Langkah 5. Kini, setelah ROM Android 8.0 Oreo untuk Mi 4c melalui LineageOS15 terinstall dengan baik, akan terlihat opsi Wipe Cache/Dalvik, pilih opsi ini dan lakukan Swipe ke kanan untuk mengkonfirmasinya.
  • Langkah 6. Kini ulangi langkah 3 di atas untuk meng-install file ZIP Gapps untuk Mi 4c.
  • Langkah 7. Setelah proses flashing Gapps selesai, kini lanjutkan dengan melakukan reboot smartphone Mi 4c.

Proses reboot akan memakan waktu yang lebih panjang dari biasanya, hal ini merupakan hal yang wajar karena android akan me-load semua driver dan aplikasi yang telah diinstall melaluikedua file ZIP di atas. Tunggu hingga benar-benar selsai hingga di layar akan muncul sambutan untuk memulai proses setting kembali smartphone Xiaomi Mi 4c yang telah terupgrade ke Android 8.0 Oreo.