Ini Cara Update Xiaomi Mi A1 ke Android Oreo tanpa Kehilangan Data

Dalam beberapa tahun terakhir, pabrikan ponsel pintar Android dari China yaitu Xiaomi telah banyak menuai kesuksesan. Suka atau tidak suka, salah satu penyebab kesuksesan itu adalah kualitas hardware yang mereka tawarkan dan harga jual yang cukup kompetitif dibandingkan dengan para kompetitornya. Meskipun skin Android Xiaomi yang dinamakan MIUI cukup berat untuk dijalankan, tidak mengurangi banyak pengguna ponsel pintar Xiaomi untuk selalu menanti dengan setia adanya update untuk ponsel mereka. Hanya saja, ternyata dari sebagian besar pengguna ponsel Xiaomi ada sebagian kecil yang penasaran untuk menjalankan android murni di ponsel mereka. Hal ini ternyata didengar oleh para petinggi Xiaomi dengan menghadirkan ponsel Xiaomi pertama yang menjalankan Android murni dan dinamakan Xiaomi Mi A1. Pada saat peluncurannya, Xiaomi berjanji untuk memberikan update ke Android Oreo pada akhir tahun ini, dan janji ini sepertinya sedang dipenuhi oleh pabrikan ponsel China tersebut karena dikabarkan Android Oreo meskipun masih dalam tahap beta sudah mulai dinikmati oleh pengguna Mi A1. Hanya saja untuk mendapatkan update yang masih beta ini, pengguna Mi A1 harus mendaftar di website Xiaomi untuk mendapatkan semacam “undangan” agar ponsel mereka bisa menerima update Android Oreo.

Meskipun demikian, jalur undangan untuk mendapatkan update Android Oreo untuk Xiaomi Mi A1 sepertinya sudah mulai ditutup dan Xiaomi hanya akan merilis update Android Oreo hingga versi stabilnya benar-benar siap untuk digunakan pada Mi A1.

Tentu saja hal ini mengecewakan banyak fans Mi A1, terlebih smartphone ini cukup populer meskipun sumber kode kernelnya belum tersedia secara online, hanya saja ponsel Mi A1 telah menerima beberapa fitur yang selama ini hanya ada di LineageOS. Bagi kalian yang ingin sekali mencicipi pengalaman Android Oreo di Mi A1, masih ada jalannya yaitu dengan menggunakan tool yang dinamakan UpdateEngine Interface. Tool ini akan membantu Anda memasang update yang dilakukan secara OTA ke perangkat Mi A1 yang tidak mendapatkan undangan khusus Xiaomi. Tool ini akan “berbicara” kepada file binary update_engine Android untuk melakukan proses update pada ponsel. Hal ini mirip dengan apa yang dilakukan oleh tool Updater Xiaomi yang membawa update ke ponsel. Dan astiknya di tool ini adalah, sistem partisi akan tetap terjaga integritasanya dan data akan tetap terjaga pula.

Meskipun Anda tidak memerlukan pemasangan recovery TWRP, proses root pada Xiaomi Mi A1 harus tetap dilakukan dengan menggunakan tool Magisk. Kenapa Magisk yang digunakan?, hal ini dikarenakan tool UpdateEngine Interface dimasukkan sebagai module Magisk. Untuk itu Anda harus memasang Magisk di Xiaomi Mi A1 dan hal ini merupakan bagian tersulit dalam proses update Xiaomi Mi A1 ke Android Oreo. Tentu saja bukan berarti meng-install Magisk adalah pekerjaan yang maha berat, tetapi karena setelah itu proses update sangatlah simple. Sebagai informasi, Magisk merupakan framework tanpa system yang sangat populer digunakan untuk melakukan root pada peramngkat Android, kepopulerannya telah melampaui kepopuleran SuperSU. Hal ini dikarenakan tool MAgisk Mengijinkan developer lain untuk mengintegrasikan dengan modul yang mereka bikin, dan hal ini memberi keleluasaan luar biasa bagi mereka guna mendapatkan akses yang lebih mudah ke sistem operasi android di suatu ponsel.

Jika Anda belum memiliki Magisk di Xiaomi Mi A1, maka yang harus Anda lakukan adalah berupaya untuk memasangnya terlebih dahulu. Setelah Magisk terinstall, kini Anda harus menginstall juga aplikasi Magisk Manager ke ponsel. Proses memasang aplikasi Magisk Manager bisa dilakukan langsung dari recovery. Silakan download file ZIP Magisk Manager, copykan ke storage ponsel. Kini masuk ke recovery TWRP -> Install ->pilih  Magisk zip -> swipe ke kanan untuk memulai proses instalasi. Atau jika Anda tidak menggunakan metode recovery, silakan download file APK Magisk Manager terbaru dan install layaknya file APK normal lainnya. Dan jangan lupa untuk mengaktifkan opsi “Unknown sources” yang ada di menu Settings- > Security.

Cara Update Xiaomi Mi A1 ke Android Oreo

Proses update Mi A1 ke Android Oreo cukup mudah, cukup dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini  dan tentunya pastikan Magisk Manager telah terpasang semurna.

  1. Download file ZIP UpdateEngine_1.2 di link ini langsung dari ponsel Mi A1.
  2. Buka aplikasi Magisk Manager.
  3. Masuk ke menu Module dengan cara tap ke bawah menu drawer yang ada di kiri atas.
  4. Kini, tap tanda “+” yang ada di bawah tengah layar untuk menambahkan module UpdateEngine dengan mengarahkan ke lokasi dimana file tool UpdateEngine_1.2.zip tersimpan.
  5. Kini install Module UpdateEngine dengan menekan dan tahan beberapa saat module tersebut.
  6. Kini module telah terpasang, dan silakan reboot smartphone Xiaomi Mi A1.
  7. Setelah proses reboot selesai, buka aplikasi UpdateEngine yang kini telah terpasang di ponsel layaknya aplikasi android lainnya.
  8. Tap tombol START dan tunggu untuk memulai proses download dan instalasi Android Oreo ke Xiaomi Mi A1 hingga selesai.
  9. Setelah selesai, kini lakukan proses reboot dan nantinya setelah selesai maka ponsel Xiaomi Mi A1 telah ter-update ke Android Oreo.

Untuk catatan, jika Anda menggunakan aplikasi FlashFire, sangat disarankan untuk mencopotnya terlebih dahulu sebelum memulai proses update ke Android Oreo. Hal ini dikarenakan aplikasi FlashFire akan mengganggu proses update yang dilakukan oleh aplikasi UpdateEngine.

Proses upgrade Xiaomi Mi A1 ke Android Oreo diatas tidak akan menghapus data yang ada di ponsel. Update ini mirip dengan update MIUI yang tetap mempertahankan data lama serta data pengaturan sebelumnya untuk bisa langsung digunakan pada versi MIUI selanjutnya.

Sekali lagi, dikarenakan tutorial ini membutuhkan instalasi aplikasi Magisk, maka tidak disarankan bagi para pengguna awam Xiaomi Mi A1. Cukup bersabar terlebih dahulu karena versi stabil dari Android Oreo untuk Mi A1 akan segera dirilis selambat-lambatnya akhir tahun ini.

Ini Cara Update Xiaomi Mi A1 ke Android Oreo tanpa Kehilangan Data |Wildan |4.5 | dibaca 1,583 kali