Cara Mudah Meningkatkan Respon Touchscreen di Android

Android  merupakan sistem operasi yang sangat berorientasi pada layar sentuh dan hal ini dikonfirmasi dengan hampir tidak adanya papan ketik fisik di ponsel pintar android. Sejak dalam pengembangan awalnya pun, developer android sudah fokus bagaimana menghadirkan respon touchscreen saat digunakan user. Dan sejak itu banyak solusi yang ditawarkan termasuk mengatur frekuensi CPU, kustomisasi kernel untuk driver touchscreen, dan lain-lain. Kesemua pengaturan atau tweak tersebut bermuara untuk meningkatkan respon layar sentuh pada Android, hanya saja masih banyak user yang melaporkan adanya “lag” di beberapa touchscreen.

Dalam artikel kali ini, penulis mencoba untuk berbagi tips mudah dan sederhana, yang bisa digunakan untuk meningkatkan sedikit performa dari kerja layar sentuh ponsel pintar android, terutamanya di saat ponsel dalam beban kerja yang berat. Dan sebagai informasi, tweak sederhana ini hanya berlaku untuk perangkat android berbasis ARM, meskipun dapat juga digunakan pada basis platform x86.

Mempunyai akses root pada perangkat android berarti anda mempunyai kunci untuk membuka beragam fitur tersembunyi, melakukan perubahan sederhana pada file sistem, atau memodifikasi besar-besaran untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Dan bagi anda yang telah memiliki akses root pada ponselnya, berikut adalah modifikasi sederhana untuk meningkatkan performa respon dari layar sentuh ponsel anda.

Meningkatkan Respon Layar Sentuh Ponsel Android

Jadi bagaimana cara melakukan pengaturan untuk meningkatkan respon touchscreen di android?, pengaturan layar sentuh bekerja dengan melakukan perubahan pada affinity interrupt layar sentuh. Hal ini dikarenakan tidak adanya mekanisme interrupt balancing otomatis di banyak perangkat android, dan hal ini kita lakukan secara manual. Caranya dengan mendelegasikan core CPU lain alih-alih core CPU 1 untuk menjalankan interrupt layar sentuh, kita harus memastikan kerja interrupt ini bekerja dan CPU akan masuk secepatnya ke kondisi kerja interrupt sehingga akan menghindari adanya delay akibat tingginya proses interrupt yang ada.

Proses Interrupt, core CPU, dan balancing merupakan istilah yang banyak muncul dan digunakan di ilmu computer dan tentu saja berlaku juga di perangkat android. Karena seperti kita ketahui, android merupakan computer mini yang menjalankan berbagai kerja komputasi dan bahkan di ponsel android sekarang ini sudah memiliki spesifikasi yang melebihi laptop ataupun PC desktop yang ada.

Cara Mengaktifkan Tweak Layar Sentuh

Kembali lagi ke istilah ilmu computer, Linux yang digunakan sebagai basis sistem operasi android menggunakan banyak hardware interrupt yang diletakkan di direktori /proc filesystem.Anda dapat melihat kesemuanya dengan mengetikkan perintah umum linux/unix langsung di ponsel dengan bantuan aplikasi terminal emulator dan pastikan hak akses root telah aktif:

meningkatkan respon layar sentuh android

Hasil dari perintah tersebut menampilkan kolom pertama nomer dari proses interrupt yang ada, sedangkan dua kolom terakhir menampilkan kontrolernya dan driver yang digunakan oleh tiap-tiap proses kerja interrupt. Nama driver touchscreen sendiri akan berbeda-beda tergantung dari pabrikan pembuatnya, tapi biasanya menggunakan kata “touch” di dalamnya. Saat anda dapat mengidentifikasinya, lihat nama kontroler interrupt yang digunakan. Jika kontroler menggunakan nama GIC, maka tandai nomer proses interrupt tersebut. Jika menggunakan nama yang lain, artinya interrupt layar sentuh bekerja secara passing through dari kontroler yang lain sebelum masuk ke modul GIC. Di kondisi seperti ini, maka anda perlu memperhatikan kontroler nomer interrupt (dalam kasus contoh di bawah, msmgpio merupakan interrupt layar sentuh yang ada di perangkat kami dimana nomer interruptnya adalah 240.

Meningkatkan respon touchscreen android

Mengganti Affinity CPU

Anda dapat dengan mudah mengganti affinity CPU yang digunakan oleh interrupt touchscreen yang ada di sistem file /proc. Konfigurasi node affinity CPU berada di folder /proc/irq/[Nmer_IRQ]/daftar_smp_affinity. Untuk menggantinya, kita membutuhkan perintah echo untuk menugaskan core CPU ke node, sebagai contoh: echo 1 > /proc/irq/240/daftar_smp_affinity

Perlu diingat, di Linux menggunakan nomer 0 untuk menyebut CPU pertama. Biasanya, kita dapat menambahkan lebih dari satu core CPU ke node daftar_smp-affinity, dan banyak core CPU untuk digunakan satu interrupt. Namun, GIC di ARM hanya mendukung satu core CPU untuk tiap-tiap interrupt. Juga kita harus memastikan jika interrupt layar sentuh dapat melewatkan kontroler interrupt sebelum mencapai GIC, kemudian kita dapat mengganti affinity CPU kesemua interrupt yang digunakan oleh kontroler interrupt. Dengan demikian, beban interrupt pada inti CPU yang baru yang ditetapkan lebih rendah akan mampu memberikan pengingkatan kinerja atau respon layar sentuh.

Terakhir, jangan lupa untuk melakukan proses reboot setelah mengaplikasikan setiap perubahan. Jika anda rasa tweak sederhana ini mampu meningkatkan respon layar sentuh di Android, anda dapat mengaktifkannya secara permanen menggunakan script Init.d.

Cara Mudah Meningkatkan Respon Touchscreen di Android |Edwin Geral |4.5 | dibaca 49 kali