Cara Cepat Disable Aplikasi Android yang Berjalan di Background tanpa Root

Menggunakan ponsel Android pasti familiar dengan adanya aplikasi yang berjalan secara background, hal ini merupakan hal yang wajar karena “real time” nya informasi yang ditampilkan di layar ponsel dan hal ini  bisa terjadi karena aplikasi-aplikasi tersebut tetap berjalan meskipun tidak muncul secara aktif di layar ponsel. Hanya saja hal ini terkadang membuat jengkel  karena tanpa disadari telah memakan kuota data dan baterai, untuk itu di artikel ini penulis mencoba untuk memberikan tips cara cepat men-disable atau menghentikan aplikasi yang berjalan secara background tanpa akses root.

Android dengan segala kekurangannya merupakan sistem operasi Mobile yang lebih maju dibandingkan dengan kompetitornya yaitu iOS. Meskipun Apple mengklaim iOS sebagai sistem operasi mobile yang “lebih maju” tetapi realitanya jauh dari kata tersebut. Benar iOS itu sudah maju, tetaoi jika dibandingkan dengan Android, iOS hingga sekarang masih belum bisa menandingi kemajuan Android. Alasannya cukup sederhana, yaitu filosopi dibalik kedua platform yang tidak banyak berbeda. Android, tidak seperti iOS, menawarkan kebebasan untuk menggunakan aplikasi pihak ketiga yang menghasilkan beragam inovasi. Contohnya adalah aplikasi semacam Tasker yang pasti tidak akan muncul di iOS. Sedangkan di Android, aplikasi semacam tasker dengan leluasa bisa ter-install dan berjalan secara background. Meskipun akhirnya akan terkompensasi dengan pemakaian baterai yang lebih boros serta data. Untungnya, Anda dapat men-disable atau menghentikan aplikasi yang berjalan secara background di Android Nougat tanpa akses root. Tips ini membutuhkan sedikit pengatahuan tentang android, tetapi tidak usah khawatir karena penulis akan mencoba menyederhanakannya dengan tutorial singkat di bawah ini.

Saat Anda meng-install berbagai aplikasi, tentu akan berakibat pada pemakaian baterai, dan hal ini biasanya terjadi karena adanya aplikasi tersebut yang berjalan secara background, dan hal ini menjadi wajar karena fitur aplikasi tersebut yang selalu menampilkan informasi secara realtime. Hanya saja ternyata tidak semua aplikasi tersebut mampu mengoptimalkan pemakaian baterai, dan aplikasi seperti inilah yang menjadi sumber masalah. Google sebagai “pemilik” android telah mengetahui hal ini sehingga di Android O akan lebih ketat untuk memberikan kebebasan aplikasi pihak ketiga yang berjalan secara background.

Jika ponsel Anda masih berjalan dengan menggunakan Android Nougat, tak perlu bersedih untuk menunggu update ke Android Oreo. Setidaknya untuk fitur menghemat baterai, Anda dapat menggunakan tips sederhana mencegah aplikasi berjalan secara background. Dan ini tidak membutuhkan akses root atau aplikasi pihak ketiga lainnya, dan sepertinya hal ini akan lebih mudah bagi Anda untuk mengaplikasinnya. Tetapi jika Anda kurang nyaman menggunakan perintah ADB, Anda dapat menggunakan beberapa perintah untuk memblok aplikasi seperti Facebook dan snapchat yang terbukti boros dalam pemakaian baterai. Hanya saja Anda perlu tahu jika hal ini –menghentikan aplikasi yang berjalan secara background- dilakukan, semua notifikasi dari aplikasi tersebut tidak akan muncul lagi secara realtime. Dengan kata lain, aplikasi tidak lagi berjalan sebagaimana mestinya.

Yang Dibutuhkan

  1. ADB dan Fastboot harus terinstall di PC atau laptop, silakan download di sini.
  2. Pastikan semua driver USB untuk ponsel pintar Android Nougat anda sudah terpasang dengan sempurna di PC atau laptop
  3. Tentu saja, tips ini hanya bisa digunakan di perangkat berbasis Android 7.0 Nougat
  4. Pastikan posisi “USB Debugging” sudah ENABLE, cek kembali di opsi developer.
  5. Anda juga membutuhkan aplikasi yang dinamakan App Inspector yang berfungsi untuk mencari tahu nama package dari setiap aplikasi yang berjalan background untuk dinonaktifkan.

Meghentikan Aplikasi Android di Background

Menghentikan Aplikasi yang Berjalan secara Background

  • Setelah kesemua yang dibutuhkan di atas telah ter-install dan tersetting dengan sempurna, kini buka antar muka perintah ADB. Caranya di PC berbasis windows, Silakan masuk ke folder dimana ADB terinstall yang biasanya berada di root folder C:\adb atau C:\Program Files (x86)\Minimal ADB and Fastboot, ketik perintah cmd di address bar, lalu tekan Enter.
  • Kini hubungkan ponsel Android ke PC menggunakan kabel USB dang anti koneksi ke mode MTP. Jika ini kali pertama Anda menjalankan ADB, maka Anda perlu mengotorisasi koneksi dengan computer. Cek layar ponsel untuk memberikan persetujuan.

  • Untuk melihat apakah koneksi sudah terhubung dengan baik, gunakan perintah seperti di bawah ini. Jika Anda melihat nomer seri dari ponsel android, artinya koneksi sudah terkonfirmasi terhubung sempurna. Jika kebalikannya, seperti adanya proses menunggu perangkat, maka silakan cek kembali kabel USB, driver USB untuk ponsel yang digunakan, dan setting mode USB debugging di opsi developer pada ponsel.

  • Jika semua sudah oke, Anda perlu tahu nama package yang digunakan aplikasi yang akan diblok. Silakan ketik perintah ADB seperti di bawah ini dengan mengganti teks hijau dengan nama package aplikasi lalu tekan Enter.

  • Perintah di atas akan menghentikan atau membekukan aplikasi yang berjalan secara background, dan tidak membutuhkan akses root. Jika Anda merasa aplikasi tersebut harus berjalan di background, maka silakan untuk meng-allow kembali dengan menggunakan perintah sebagai berikut.

  • Metode ini lebih kuat hasilnya dibandingkan dengan, katakanlah Greenify atau aplikasi sejenis lainnya karena bisa dilakukan tanpa membutuhkan akses root dan aplikasi-aplikasi tersebut pun memiliki keterbatasan.

Cukup mudah bukan?, tanpa perlu akses root, dan aplikasi yang bekerja secara background dapat dihentikan. Hal ini penting banget terutama pada aplikasi bawaan yang tidak bisa di-uninstall dan tidak dibutuhkan tetapi tetap minta jatah kuota serta mengkonsumsi baterai. Dengan trik sederhana ini maka aplikasi yang berjalan secara background bisa dihentikan dan dinonaktifkan dengan mudah.

Cara Cepat Disable Aplikasi Android yang Berjalan di Background tanpa Root |Edwin Geral |4.5 | dibaca 42 kali